Tampilkan postingan dengan label Dapur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dapur. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Juli 2014

Pisang, Si Kuning yang Mengenyangkan

"Menurut Bapak, PISANG adalah salah satu sumber MAKANAN POKOK yang dapat menggantikan posisi PAPEDA dan singkong saat kedua bahan makanan tersebut sedang tidak tersedia di rumah."

Siang hari, di Kampung Marinavalen, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, saya bertemu bapak yang mendiami satu rumah di samping pohon jeruk hutan. Bapak itu tinggal bersama istri dan 2 anaknya, dan 1 orang cucu. Menantu bapak tersebut bekerja di kota kabupaten yang terletak 40 km dari kampung tersebut melalui jalur sungai, menggunakan speed boat. Jarak tersebut termasuk sangat jauh menurut bapak itu, bila harus melakukan perjalanan ke kota hanya untuk menjual hasil hutan, dan membeli beberapa keperluan di rumah maka bapak akan berangkat pagi, dan baru esok paginya akan tiba kembali di rumah.
Foto ini diambil pukul 2 siang waktu setempat,
Kampung Marinavalen, Distrik Mamberamo Tengah,
Kabupaten Mamberamo Raya

Saya melakukan tugas saya di rumah tersebut sebagai salah satu bagian tim yaitu koordinator kuesioner, yang berarti saya harus mengisi lengkap kuesioner sejumlah orang yang tinggal di rumah saat wawancara berlangsung. Bapak menjelaskan bahwa makanan yang mereka makan adalah hasil dari kebun bapak di hutan. Sagu adalah komoditas utama yang di dapat dari hutan, bapak dan keluarga memanfaatkannya untuk makan setiap hari, tapi ada satu hal yang menemani makan sagu, yaitu pisang.

Istri dari bapak memberikan saya pisang yang biasa dimakan setiap hari, kebetulan saat saya berkunjung ke rumah, mama sedang merebus pisang, dan karena sudah matang, mamak mengambilkan pisang tersebut buat saya. Pisang yang terdapat di daerah ini memiliki penampakan yang mirip dengan di daerah lain, yang membedakannya adalah tekstur, dan kepadatannya. “itu pisang ambon, tong makang deng papeda” sahut bapak menjelaskan. Saat menggigit pisang itu terasa padat sekali untuk ukuran pisang, rasanya hambar, tidak semanis buah pisang yang biasa saya makan.


Menurut bapak, pisang adalah salah satu sumber makanan pokok yang dapat menggantikan posisi papeda dan singkong saat kedua bahan makanan tersebut sedang tidak tersedia di rumah. Pisang dapat dinikmati langsung apabila pisang tersebut telah berwarna kuning dan agak empuk, tetapi pisang yang di ambil di hutan yang dimakan sebagai makanan pokok adalah pisang yang berwarna hijau. Pisang harus direbus terlebih dahulu untuk menghilangkan getahnya. Daun singkong, daun gedi, daging lau-lau, daging babi, bahkan ikan dari sungai dapat menemani pisang yang hijau tersebut. Tiga utama jenis bahan makanan yang tergolong makanan pokok adalah sagu (papeda), singkong (ketela pohon), dan pisang. (ERI)

Minggu, 06 Juli 2014

Dapur Bersih, Tersedia Makanan Sehat



Foto ini adalah bentuk dapur terpisah dari rumah, foto ini diambil di salah satu rumah warga di daerah Kwerba, Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua pada tanggal 17 Juni 2014. Di siang hari yang terik saya dan tim bergerak menuju rumah-rumah warga untuk melakukan pengobatan secara door-to-door, setelah melakukan pengukuran antropometri terhadap anggota keluarga saya berbincang-bincang dengan mama pemilik rumah tersebut. Saya menanyakan tentang lokasi dapur, mama menunjukkan langsung dapurnya. Saya berjalan mengikuti mama melewati 2 kamar tidur dan meja makan, sekilas saya melirik di meja makan tidak tersedia makanan, hanya meja dan beberapa gelas terbalik. Saat melihat dapur, saya merasa miris sekali, dapur mama jauh dari kata bersih, dan rapi.
Bahan bakar untuk memasak yang digunakan adalah kayu bakar yang mama cari sendiri di hutan, dan untuk memasak, mama menggunakan tungku, dan di sekitar lokasi memasak itu ada hewan yang berkeliaran, ada beberapa anjing yang kotor.

Dapur, adalah salah satu lokasi yang seharusnya bersih, dan aman karena merupakan tempat yang digunakan untuk mengolah makanan untuk keluarga. Dapur yang bersih akan menghasilkan makanan yang bersih, sehat, dan aman dari kontaminasi. Alangkah baiknya bila mama dapat menggunakan kompor, atau perapian yang berada di dalam rumah, dan bersih, sehingga mama dapat menyajikan makanan yang sehat dan aman.