"Menurut Bapak, PISANG adalah salah satu sumber MAKANAN POKOK yang dapat menggantikan posisi PAPEDA dan singkong saat kedua bahan makanan tersebut sedang tidak tersedia di rumah."
Siang hari, di
Kampung Marinavalen, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, saya
bertemu bapak yang mendiami satu rumah di samping pohon jeruk hutan. Bapak itu
tinggal bersama istri dan 2 anaknya, dan 1 orang cucu. Menantu bapak tersebut
bekerja di kota kabupaten yang terletak 40 km dari kampung tersebut melalui jalur
sungai, menggunakan speed boat. Jarak tersebut termasuk sangat jauh menurut
bapak itu, bila harus melakukan perjalanan ke kota hanya untuk menjual hasil
hutan, dan membeli beberapa keperluan di rumah maka bapak akan berangkat pagi,
dan baru esok paginya akan tiba kembali di rumah.
![]() |
| Foto ini diambil pukul 2 siang waktu setempat, Kampung Marinavalen, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya |
Saya melakukan
tugas saya di rumah tersebut sebagai salah satu bagian tim yaitu koordinator
kuesioner, yang berarti saya harus mengisi lengkap kuesioner sejumlah orang
yang tinggal di rumah saat wawancara berlangsung. Bapak menjelaskan bahwa
makanan yang mereka makan adalah hasil dari kebun bapak di hutan. Sagu adalah
komoditas utama yang di dapat dari hutan, bapak dan keluarga memanfaatkannya
untuk makan setiap hari, tapi ada satu hal yang menemani makan sagu, yaitu
pisang.
Istri dari bapak
memberikan saya pisang yang biasa dimakan setiap hari, kebetulan saat saya
berkunjung ke rumah, mama sedang merebus pisang, dan karena sudah matang, mamak
mengambilkan pisang tersebut buat saya. Pisang yang terdapat di daerah ini
memiliki penampakan yang mirip dengan di daerah lain, yang membedakannya adalah
tekstur, dan kepadatannya. “itu pisang ambon, tong makang deng papeda” sahut
bapak menjelaskan. Saat menggigit pisang itu terasa padat sekali untuk ukuran
pisang, rasanya hambar, tidak semanis buah pisang yang biasa saya makan.
Menurut bapak,
pisang adalah salah satu sumber makanan pokok yang dapat menggantikan posisi
papeda dan singkong saat kedua bahan makanan tersebut sedang tidak tersedia di
rumah. Pisang dapat dinikmati langsung apabila pisang tersebut telah berwarna
kuning dan agak empuk, tetapi pisang yang di ambil di hutan yang dimakan
sebagai makanan pokok adalah pisang yang berwarna hijau. Pisang harus direbus
terlebih dahulu untuk menghilangkan getahnya. Daun singkong, daun gedi, daging
lau-lau, daging babi, bahkan ikan dari sungai dapat menemani pisang yang hijau
tersebut. Tiga utama jenis bahan makanan yang tergolong makanan pokok adalah
sagu (papeda), singkong (ketela pohon), dan pisang. (ERI)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar