Air bersih
untuk minum merupakan masalah utama didaerah ini. Sumber air bersih
sangat jarang ditemukan. Air sungai mamberamo yang berada disekitar
pemukiman masyarakaat tidak dapat dimanfaatkan karena kualitas air
yang berbau berwarna coklat dan berlumpur.
Salah satu
sumber air yang digunakan masyarakat namunaweja adalah air kanal yang
ditampung dalam bak (gambar). Aliran sumber air ini mengalir secara
perlahan dan lambat. Bagian hulu dan sekitarnya terdapat beberapa
pohon sagu dan rerumputan tumbuh liar. Kualitas air yang tertampung
dalam bak, agak bau tapi jernih. Karena terjadi pengendapan kotoran
dibak tersebut.
Bagi
masyarakat namunaweja, air kanal ini merupakan sumber vital karena
satu-satunya sumber air minum rumah tangga. Terutama jika terjadi
kekosongan pada bak penampungan air hujan. Jarak rumah terdekat dari
perkampungan namuneja sekitar 90-100meter. Ibu-ibu rumah tangga
umumnya menggunakan jeregen dua (2) liter untuk mengangkut air tersebut.
Adapun
lokasi pengambilan gambar, saya temukan disisi kiri jalan , saat
keluar dari kampung menuju dermaga, tempat singgah speedboat/perahu
mesin. Satun-satunya transportasi yang dapat digunakan untuk
menyebarangi perkampungan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar